Implementasi Model Adaptive Neuro-Fuzzy Inference System (ANFIS) Dalam Menentukan Penilaian Kinerja Karyawan

Abstraksi: 
Kualitas sumber daya manusia merupakan salah satu faktor yang diperlukan untuk meningkatkan produktivitas kinerja suatu instansi. Oleh karena itu diperlukan sumber daya manusia yang mempunyai kompetensi tinggi karena keahlian atau kompetensi tentu akan dapat mendukung peningkatan prestasi kerja karyawan. Model penilaian kinerja karyawan yang dilakukan di Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Cikarang membutuhkan waktu yang lama dan hasilnya kurang akurat, untuk proses kanaikan jabatan, evalusi kinerja, kenaikan tunjangan, karyawan berprestasi dan beasiswa pendidikan. Penilaian kinerja digunakan untuk mengevaluasi hasil kerja seluruh karyawan secara kuantitatif dan kualitatif dengan menggunakan kriteria Komitmen, Kerjasama dan Hasil kerja. ANFIS merupakan jaringan adaptif yang berbasis pada sistem kesimpulan fuzzy (fuzzy inference system). Model penilaian kinerja karyawan di Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Cikarang dengan menggunakan Adaptive Neuro-Fuzzy Inference System (ANFIS) menghasilkan penilaian yang lebih baik dan akurat
file: